Memperkirakan Nilai pH Larutan

on Sunday, 6 November 2011
LAPORAN PRAKTIKUM
Hari/tanggal praktikum : Jum’at, 18 Maret 2011
Tempat : Laboratorium Kimia SMA VIDATRA
Judul Praktikum : Memperkirakan Nilai pH Larutan
Praktikan : Afina Alfasia
Absen : 2
Kelas : XI IPA 1

I. Pendahuluan
A. Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari akan ditemukan senyawa dalam tiga keadaan yaitu asam, basa, dan netral. Ketika mencicipi rasa jeruk maka akan terasa asam karena jeruk mengandung asam. Sedangkan ketika mencicipi sampo maka akan terasa pahit karena sampo mengandung basa. Namun sangat tidak baik apabila untuk mengenali sifat asam atau basa dengan mencicipinya karena mungkin saja zat tersebut mengandung racun atau zat yang berbahaya. Sifat asam dan basa suatu zat dapat diketahui menggunakan sebuah indikator.
Indikator yang sering digunakan antara lain kertas lakmus, fenolftalein, metil merah dan brom timol biru. Indikator tersebut akan memberikan perubahan warna jika ditambahkan larutan asam atau basa. Indikator ini biasanya dikenal sebagai indikator sintetis. Dalam pembelajaran kimia khususnya materi asam dan basa indikator derajat keasaman diperlukan untuk mengetahui pH suatu larutan. Karena itu setiap sekolah seharusnya menyediakan indikator sintetis untuk percobaan tersebut. Tetapi pada kenyataannya, tidak semua sekolah mampu menyediakan indikator sintetis. Oleh karena itu diperlukan alternatif lain sehingga proses pembelajaran tetap berjalan lancar indikator pH sintetis dapat diganti dengan alternatif lain berupa indikator pH dari bahan-bahan alam atau tanaman. Dalam percobaan kali ini akan menguji pH dari beberapa larutan dengan menggunakan indikator alami dan sintetis.

B. Rumusan Masalah
1. Larutan apa saja yang termasuk kelompok asam?
2. 2. Larutan apa saja yang termasuk kelompok basa?
3. Indikator apa saja yang digunakan pada percobaan?
4. Apa fungsi indikator?
5. Apa keunggulan dan kelemahan dari masing-masing indikator yang digunakan untuk memperkirakan nilai pH berdasarkan percobaan!

C. Tujuan
1. Memperkirakan nilai pH beberapa contoh bahan dalam bentuk larutan, dengan menggunakan berbagai macam indikator.
2. Membuat indicator pengukur asam basa dari bahan alami.

II. Landasan Teori
......................................................................................................................................................................

III. Metode Praktikum dan Pembahasan
Tujuan :
1. Memperkirakan nilai pH beberapa contoh bahan dalam bentuk larutan, dengan menggunakan berbagai macam indikator.
2. Membuat indicator pengukur asam basa dari bahan alami.

Alat dan bahan:

Alat
1. Tabung reaksi
2. Plat tetes
3. Pipet
4. Gelas kimia
5. Lumpang dan mortar

Bahan

1. Kertas lakmus
2. Indikator universal
3. Soda Kue
4. Cuka dapur
5. Air perasan jeruk
6. Sabun cair

7. Minuman bersoda
8. Obat maag
9. Air kapur
10. Bunga Mawar
11. Aquades



Cara kerja:



Menyiapkan bahan yang akan diuji


1. Siapkan bahan-bahan yang akan diuji

2. Ubahlah bahan-bahan yang akan diuji kedalam bentuk larutan dengan perbandingan 1:1
(1 bagian bahan dilarutkan dengan 1 bagian aquadest)

3. Simpan bahan-bahan dalam bentuk larutan tersebut kedalam tabung reaksi,
untuk dipakai dalam percobaan pengukuran tingkat keasaman.



Menentukan keasaman larutan dengan indikator alami


1. Pilihlah beberapa helai mahkota bunga berwarna merah dari bunga mawar

2. Gerus mahkota bunga tersebut dalam lumping, dengan ditambahkan sedikit air
(disarankan aquadest agar kemurnian dan kadar pH-nya sesuai)

3. Saring ekstrak mahkota bunga merah tersebut, simpan dalam tabung reaksi.

4. Masukkan 2 tetes larutan yang akan diuji ke dalam plat tetes

5. Masukkan 2 tetes ekstrak mahkota bunga ke dalam larutan yang akan diuji

6. Catat hasil perubahan warna yang terjadi



Memperkirakan pH larutan dengan indikator universal

1. Siapkan larutan bahan pada tabung reaksi yang tadi telah kita siapkan.

2. Masukkan indikator universal

3. Amati warna yang terbentuk pada indikator universal, lalu bandingkan dengan data master warna

4. Tentukan perkiraan nilai pH larutan tersebut, lalu catat






Menentukan keasaman larutan dengan kertas lakmus

1. Masukkan 2 tetes larutan yang akan diuji ke dalam plat tetes

2. Masukkan kira-kira 2 cm kertas lakmus merah ke dalam setiap larutan bahan

3. Catat hasil perubahan warna yang terjadi

4. Bersihkan, ulangi lagi dengan lakmus biru







Tabel hasil pengamatan